Hidayati, Tri Ayu Nirmala and Prayogi, Arditya (2026) Signifikansi Kecerdasan Emosional terhadap Dimensi Afektif dan Psikomotorik Siswa pada Pembelajaran Akidah Akhlak di Madrasah Tsanawiyah. WIDYATAMA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 1 (1). pp. 33-45.
|
Text
33-45_Tri+Ayu+Nirmala+Hidayati+et+al.+Widyatama.pdf - Published Version Download (332kB) |
Abstract
Evaluasi pembelajaran Akidah Akhlak di lingkungan madrasah kerap kali bertumpu pada ranah kognitif teoretis. Padahal, esensi pembelajaran tersebut menuntut keterpaduan antara penghayatan nilai spiritual batiniah dan pengejawantahan perilaku nyata yang berakar pada kematangan emosional peserta didik. Artikel ini bertujuan mengkaji korelasi antara kecerdasan emosional dengan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Akidah Akhlak melalui pemilahan dimensi yang tegas antara ranah afektif dan ranah psikomotorik. Pendekatan kuantitatif korelasional-eksplanatif diterapkan pada populasi 697 siswa MTs Salafiyah NU Karanganyar Tirto Pekalongan. Sampel penelitian melibatkan 102 siswa kelas VIII yang ditentukan berdasarkan formula Slovin dengan batas toleransi galat 10 persen. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner tertutup berskala Likert modifikasi empat opsi respons yang telah teruji validitas butir serta reliabilitasnya (koefisien Cronbach's Alpha sebesar 0,834 untuk variabel kecerdasan emosional; 0,499 untuk ranah afektif; dan 0,546 untuk ranah psikomotorik). Uji prasyarat statistik mengonfirmasi bahwa data variabel terikat tidak berdistribusi normal melalui uji Kolmogorov-Smirnov (nilai p kurang dari 0,05), kendati asumsi linearitas terpenuhi melalui uji ANOVA Test for Linearity (nilai p lebih dari 0,05). Analisis hipotesis non-parametrik Spearman's Rho mengungkapkan adanya hubungan positif dan signifikan antara kecerdasan emosional dengan capaian afektif (koefisien korelasi rho = 0,360; p = 0,000) pada kategori rendah, serta hubungan positif dan signifikan dengan keterampilan psikomotorik (koefisien korelasi rho = 0,525; p = 0,000) pada kategori cukup kuat. Ketimpangan koefisien ini membuktikan bahwa stabilitas regulasi diri dan empati siswa madrasah lebih nyata terproyeksikan ke dalam tindakan amaliah terukur daripada sekadar afirmasi sikap normatif. Implikasi temuan ini menuntut reorientasi metodologi pembelajaran Akidah Akhlak agar bertransformasi dari sekadar penyampaian materi doktrinal menuju pembiasaan kematangan emosi yang aplikatif di madrasah.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Akidah Akhlak; Kecerdasan Emosional; Madrasah Tsanawiyah; Ranah Afektif. |
| Subjects: | 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X0 Islam 300 SOCIAL SCIENCE ( ILMU SOSIAL ) > 370 Education (Pendidikan) > 370 Education/Pendidikan 300 SOCIAL SCIENCE ( ILMU SOSIAL ) > 370 Education (Pendidikan) > 370.2 Miscellany of Education/Aneka Ragam tentang Pendidikan |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan > Jurusan Pendidikan Agama Islam |
| Depositing User: | Arditya Prayogi |
| Date Deposited: | 04 Nov 2026 00:26 |
| Last Modified: | 04 Nov 2026 00:26 |
| URI: | https://repository.uingusdur.ac.id/id/eprint/1124 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
